Muslim Uighur dan Perjuangan Pembebasan Papua Barat
Muslim Uighur dan Perjuangan Pembebasan Papua Barat Empati akan kemanusiaan tidak mengenal sekat-sekat agama ia berdiri sendiri tanpa campur tangan kepercayaan, empati akan kemanusiaan akan ada bila suatu manusia itu sadar diri dan turut merasakan rasa ketidakadilan dan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan yang dialami manusia yang lainnya. Saya orang kristen papua barat ikut bersolidaritas untuk mendukung muslim uighur agar bisa bebas dari cengkeraman maut sang kapitalis tiongkok, tiap hari ribuan ratusan orang uighur dibunuh, dilanggar haknya sebagai manusia, didiskriminasi hanya karena menjadi orang penganut agama kelas dua di tiongkok. Sementara kami dihebohkan oleh perjuangan klas masyarakat uighur yang sudah memasuki tahap internasionalisasi, saudara saya di yahukimo papua menjadi sasaran timah panas hanya akibat dari buang air kecil di samping polres, aneh bin ajaib nyawa melayang hanya karna masalah sepeleh seperti itu. Lanjutannya saudara melayu kami anggo...